Kategori
Informasi

Pembahasan Unsur Drama, Struktur Drama, dan Tipe Drama Terlengkap!

Drama memiliki identitas tertentu yang membedakannya dengan tipe karya sastra yang lain. Secara universal, identitas drama antara lain drama ialah prosa modern yang berupa naskah buat dibaca serta dipentaskan

Identitas Drama. Drama memiliki identitas tertentu yang membedakannya dengan tipe karya sastra yang lain. Secara universal, identitas drama antara lain  drama ialah prosa modern yang berupa naskah buat dibaca serta dipentaskan.

Segala cerita dalam cerita drama di informasikan dalam wujud diskusi, baik diskusi antar tokoh ataupun diskusi toloh dengan dirinya sendiri (monolog).

Drama wajib mempunyai tokoh ataupun kepribadian yang diperankan, baik oleh manusia, wayang, ataupun boneka.

Dalam drama wajib ada konflik ataupun ketegangan yang jadi inti dari cerita drama.

Pementasan drama umumnya dicoba di atas panggung yang dilengkapi dengan sebagian peralatan serta perlengkapan buat menghidupkan atmosfer.

Pertunjukan drama senantiasa dicoba dihadapan pemirsa di mana drama tersebut dicoba bagaikan fasilitas hiburan.

Sebaliknya buat bacaan ataupun naskah drama, memiliki identitas bagaikan berikut:

Segala cerita drama berupa diskusi, baik tokoh ataupun narator. Inilah karakteristik utama dalam naskah diskusi, seluruh perkataan ditulis dalam wujud bacaan.

Diskusi dalam drama tidak memakai ciri petik(“…”), perihal ini sebab diskusi drama bukan suatu kalimat langsung.

Naskah drama dilengkapi dengan suatu petunjuk tertentu yang wajib dicoba pada tokoh pemeran yang bersangkutan. Petunjuk tersebut ditulis dala ciri kurung ataupun bisa pula dengan memakai tipe huruf yang berbeda dengan huruf pada diskusi.

Naskah drama terletak di atas diskusi ataupun disamping kiri diskusi.

Unsur- Unsur Drama

Sebagian faktor yang wajib terdapat dalam drama merupakan sebagai berikut:

  • Tema, ialah ilham pokok ataupun gagasan utama suatu cerita drama.
  • Alur ataupun plot, ialah jalur cerita dari suatu pertunjukan drama, mulai dari babak awal hingga babak akhir.
  • Sifat, ialah sikap yang diperankan oleh tokoh drama. Sifat bisa dibedakan jadi 2 berbagai, ialah sifat protagonis merupakan sifat ataupun sikap baik yang diperankan oleh tokoh drama, serta sifat antagonis merupakan sifat ataupun sikap jahat yang diperankan oleh tokoh drama.
  • Tokoh drama, ialah pelakon drama, yang terdiri dari tokoh utama serta tokoh pembantu.
  • Latar  ataupun setting, ialah cerminan tempat, waktu, serta suasana kejadian dalam cerita drama.
  • Amanat drama, ialah pesan yang mau di informasikan pengarang kepada pemirsa. Dalam drama, amanat di informasikan lewat kedudukan para tokoh drama.

Struktur Drama

Drama ialah suatu karya yang muat nilai artistik yang besar. Dalam suatu drama ada alur yang tertata yang ialah struktur dari drama. Dengan terdapatnya struktur tersebut, pemirsa bisa menikmati suatu drama yang dipentaskan. Struktur dalam drama merupakan bagaikan berikut:

Babak ataupun episode, ialah bagian dari naskah drama yang merangkum kejadian yag terjalin di sesuatu tempat dengan urutan waktu tertentu.

Adegan, ialah bagian dari drama yang menampilkan terbentuknya pergantian kejadian yang diisyarati dengan terbentuknya setting wakti, tempat, serta tokoh.

Diskusi, yaitu obrolan yang dilakukanoleh 2 ataupun sebagian tokoh dalam drama. Diskusi ialah perihal utama yang membedakan drama dengan karya sastra yang lain.

Prolog, ialah kata pengantar kala hendak masuk dalam suatu drama yang membagikan cerminan universal tentang drama yang dipentaskan.

Epilog, ialah bagian akhir dari suatu drama di mana isinya menarangkan kesimpulan, arti, serta pesan dari drama yang dipentaskan.

Penjelasan selengkapnya mengenai drama dan sejarahnya, silakan klik di sini.

Tipe Drama

Drama bisa dibedakan jadi sebagian tipe bersumber pada bagaikan berikut:

Penyajian Lakon.

Bersumber pada penyajian lakon, drama bisa dipecah jadi sebagian tipe, ialah: Kejadian, merupakan drama yang mengisahkan kesedihan dari tokoh utama dalam drama. Drama tipe ini umumnya berakhir dengan menyedihkan.

  • Opera, merupakan drama yang dialognya dicoba dengan metode bernyanyi serta diiringi musik.
  • Komedi, merupakan drama yang menampilkan kelucuan para tokoh ataupun alur cerita lucu.
  • Tragekomedi, merupakan drama yang memadukan antara kejadian serta komedi pada waktu yang sama.
  • Melodrama, merupakan drama yang diskusi serta lakonnya dicoba sembari diiringi oleh musik ataupun melodi.
  • Tablo, merupakan drama yang dicoba di mana para tokoh tidak melaksanakan diskusi, tetapi memakai keahlian melaksanakan gerakan tanpa suara semacam pantomim.
  • Farce, merupakan drama yang mempertujukkan bermacam perihal lucu lewat tingkah para pelakon.
  • Sendratari, merupakan drama yang ialah penggabungan antara seni drama serta seni tari.

Itu tadi adalah pembahasan singkat mengenai drama. Semoga bermanfaat bagi pembaca semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *